1.
Hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan
ilmiah :
·
Ilmu dalam agama sangat berpengaruh sangat
berbesar. Dan menuntut ilmu juga salah satu
cara manusia dalam pendekatan kepada Allah. Salah satu contoh yaitu semakin
berkembangnya zaman saat ini terdapat aplikasi Al-Quran dalam telepon genggam (
HP ). Orang dapat membuka aplikasi tersebut dan orang dapat membaca Al-Quran
dimana saja dan kapan saja.
2.
Hubungan antara agama dan negara :
·
Islam bisa disebut agama paripurna, yaitu mencangkup
segala-galanya termasuk masalah-masalah negara. Sehingga agama tidak bisa
dipisahkan dari negara dan negara tidak bisa dipisahkan dari agama. Agama dan
negara saling membutuhkan, negara tidak bisa berjalan sendiri tanpa agama.
Sebab, tanpa agama, akan terjadi kekacauan moral dalam bernegara.
·
Islam tidak ada hubungannya dengan negara,
karena islam tidak mengatur kehidupan bernegara atau pemerintahan.
3.
Hubungan antara agama dan kemanusiaan :
·
Dalam beragama manusia menjunjung tinggi
kemanusiaan. Dalam hidup bermasyarakat tidak memandang harus bertetanggaan
dengan sesama agama. Para pemeluk agama satu dengan pemeluk agama lainnya juga
memiliki hak untuk menjalankan ajaran agama masih-masing.
·
Kerukunan beragama adalah suatu sikap dalam
sebuah pergaulan atau kekeluargaan antar umat beragama, tentu saja sangat
memerlukan etika atau norma-norma tertentu. Sehingga kerukunan antar umat
beragama menjadi etika dalam beragama.
4.
Hubungan antara agama dan cinta :
·
Agama dapat menyatukan cinta, yaitu cinta pada
sesama manusia, cinta kepada hewan dan cinta kepada makhluk hidup lainnya. Agama
juga dapat menyebarkan cinta. Cinta dapat menyatukan kekerabatan/ kekeluargaan,
orang yang saling mencintai tidak adakan memutuskan tali silaturahmi.
·
Tetapi perbedaan beragama juga dapat membuat
konflik dan tidak bisa menyatukan cinta. Perbedaan agama yang menyebabkan konflik
antar agama lain atau keyakinan yang berbeda. Contohnya, konflik antar agama
yaitu terjadinya pengeboman tempat ibadah, dll. Dan cinta tidak bisa menyatukan
keyakinan yang berbeda, contohnya dalam sebuah ikatan dalam menjalin sebuah
hubungan.
·
Namun dalam sejarah kehidupan umat beragama,
sering terjadi bahwa perbedaan keagamaan dan keimanan dijadikan sebagai pemicu
atau alasan pertentangan dan perpecahan. Di banyak tempat, termasuk di Maluku,
telah terjadi konflik berdarah dan berapi yang menelan banyak korban manusia
dan harta benda, serta menghancurkan kehidupan di lingkungan kita. Unsur-unsur
keagamaan dijadikan sebagai pemicu dan sasaran penghancuran dalam konflik
tersebut.
terima kasih informasinya. semoga dpt memperkuat iman kita dan bermanfaat :)
BalasHapusreferensi yang sangat menarik sahabat untuk di jadikan refleksi .....
BalasHapuskunjungi juga blog saya ya.... antodiwordpress.blogspot.com
terima kasih
BalasHapusArtikelnya menarik
BalasHapusterimakasih Rosi
Hapusmuucih mbak makin nambah wawasan nih ^^
BalasHapusSama-sama hadi, semoga bermanfaat ^_^
HapusArtikel yang sangat bermanfaat, teruskan Tuhan Memberkati :)
BalasHapusTerima kasih kakak
HapusApakah kitab suci dapat terbentuk karna ilmu? Thx
BalasHapusBgus mbak. Wawasan ku brtmbh di tunggu sljutny mbak
BalasHapusArtikel yg bagus, sngt bermanfaat menambah wawasan saya. Trmksih mbk
BalasHapusleuk artikel
BalasHapusTernyata agama itu saling berkaitan dengan banyak hal ya.. :)
BalasHapusArtikelnya menarik kak, sangat menginspirasi
BalasHapusNice articles...
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat
BalasHapussangat bermanfaat, saya jadi tau klo agama berhubungan dengan banyak hal
BalasHapusalhamdulillah dapat ilmu lagi dari artikel ini
BalasHapuswah jdi adem bacanya
BalasHapuswah jdi adem bacanya
BalasHapusTerimakasih telah membuka mata pembaca untuk memgetahui hubungan2 ini
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih atas info nya, saya jadi mengerti hubungan agama dengan banyak hal dan semua itu tetap harus seimbang sesuai porsi masing masing jdi bisa lebih bermakna dalam hidup
BalasHapuswah kita jadi tau kalau agama mempunyai hubungan dengan berbagai macam hal, kita hanya perlu mengambil sisi positifnya saja :) terima kasih
BalasHapus